Dalam laporannya, Taguba memasukkan dugaan adanya insiden pemerkosaan dan pelecehan seksual. Pada hari Rabu (27/5) koran “Daily Telegraph” mengkonfirmasikan sebuah file yang didalamnya termasuk foto-foto yang mendukung dugaan tersebut.
Taguba yang pensiun pada bulan Januari 2007 lalu mengatakan kepada koran tersebut: “Foto-foto itu memperlihatkan adegan-adegan penyiksaan, pelecehan, pemerkosaan, dan semua perilaku yang memalukan”.
Ia mengatakan bahwa ia sangat mendukung keputusan Obama untuk tidak mempublikasikan foto-foto tersebut. Namun sebelumnya Obama telah berjanji untuk mempublikasikan semua foto-foto yang terkait dengan fakta-fakta penyiksaan dan pelecehan di penjara Abu Ghuraib dan penjara-penjara yang lain, yang dijalankan oleh pasukan AS di Irak.
Taguba mengatakan: “Saya tidak tahu apa tujuan yang hendak dicapai dari dipublikasikannya foto-foto tersebut selain tujuan hukum. Dan konsekuensinya adalah sangat membahayakan bagi pasukan kami, padahal mereka adalah pelindung politik luar negeri kami, pada saat kami memerlukannya. Sementara pasukan Inggris sedang berusaha membangun keamanan di Afghanistan”.

Koran tersebut mengatakan bahwa setidaknya ada satu foto yang memperlihatkan seorang tentara AS sedang memperkosa tawanan perempuan, dan yang lain memperlihatkan seorang penerjemah laki-laki memperkosa tawanan laki-laki.
Koran itu juga mengatakan bahwa foto-foto yang lainnya memperlihatkan tentang adegan-adegan pemerkosaan dengan menggunakan sesuatu, seperti tongkat, kawat, dan tabung pipa. Foto-foto tersebut berkaitan dengan 400 kasus dugaan pelanggaran yang terjadi di penjara Abu Ghuraib, dan enam penjara lainnya, antara tahun 2001 hingga tahun 2005.
Demikianlah kebiadaban dan tingkahlaku hewani pasukan teroris Amerika Serikat di negeri bekas pusat peradaban Islam itu. Tapi, sayang dunia membungkam, termasuk para aktivis liberal tak ada yang mengecam sikap jahat Amerika. Berbeda halnya tentang syariah, para aktivis liberal senantiasa berada di barisan terdepan untuk mengecamnya. Sementara kejahatan nyata yang dilakukan oleh tuannya, diam seribu bahasa.
Di manakah para pelindung umat hari ini? Di manakah tentara-tentara kaum Muslim? Ke manakah mereka, ketika saudara mereka dihinakan? Ke manakah para penguasa negeri Muslim ketika saudara mereka dengan nyata dihinakan?
apakah kita tega melihat orang2 kafir menginjak" isLam?
sumber: Syabab.Com
diposkan oleh andynoize kunjungin blog kami...!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan komentar ea....!!!!